Kontraktor Kubah Masjid di Mataram Nusa Tenggara Timur

Kontraktor Kubah Masjid di Mataram Nusa Tenggara Timur

  • Kontraktor Kubah Masjid di Mataram Nusa Tenggara Timur

Tiba saatnya hari minggu yang dinanti-nanti oleh seorang pemuda berkulit sawo matang ini. Pemuda ini menanti sebuah surat kabar yang terbitnya setiap hari minggu saja. Seorang pemuda ini bernama Aldino. Pemuda yang masih duduk di tingkat sekolah menengah atas ini. pemuda ini sudah berlangganan salah satu surat kabar yang terbit setiap hari minggu sejak ia duduk di kelas satu sekolah menengah atas ini. Namun, dia harus selalu menunggu hari minggu terlebih dahulu untuk menambah informasi yang dia butuhkan. Sudah sekitar dua tahun setengah dia membeli, membaca, dan membuat sebuah kliping dari surat kabar tersebut. Bagian surat kabar yang sering ia jadikan kliping adalah berita islami khususnya gambar yang berhubungan dengan ibadah orang Islam. Seperti gambar kubah masjid karena dia ingin menjadi seorang kontraktor kubah masjid di Mataram. Pemuda ini menjadikan klipingnya ini sebuah referensi nantinya dia bekerja.

Tidak hanya kliping yang berhubungan berita islami saja, pemuda yang berambut ikal ini juga mengoleksi rumah modern yang lagi hangat-hangatnya dibicarakan saat ini. Pemuda ini berinisiatif nantinya kalau dia menjadi kontraktor kubah masjid, dia menginginkan rumah tanpa harus repot-repot membutuhkan seorang desainer rumah. Bahkan pemuda ini mempunyai keinginan juga akan menjadi kontraktor rumah modern di Mataram. Pemuda yang mengoleksi gambar kubah masjid dan rumah modern ini mempunyai tiga buah buku besar yang dia gunakan untuk menempel koleksinya ini. Buku pertamanya tentang kubah masjid, buku keduanya tentang rumaha modern, dan buku ketiganya tentang mobil mewah. Dia juga mengoleksi gambar mobil mewah yang saat itu lagi naik daun. Dia mengoleksinya karena suatu saat kalau dia menjadi seorang kontraktor kubah masjid dan dapat membeli rumah modern, dia juga ingin membeli sebuah mobil mewah. Tidak sembarang mobil yang ia koleksi. Dia mengkoleksi gambar mobil sport yang dianggapnya itu sebagai mobil yang luar biasa saat ini. Meskipun ia masih duduk di tingkat sekolah menengah atas namun dia sudah memikirkan keinginannya di masa depan dengan mengoleksi gambar-gambar yang ia butuhkan sebagai referensi di masa depan.

Menjadi kontraktor kubah masjid adalah keinginannya sejak ia duduk di tingkat sekolah menengah pertama. Ia melihat para kontraktor hidupnya bisa enak dengan harta yang banyak. Dari sinilah ia menginginkan menjadi seorang kontraktor kubah masjid  yang ia harapkan mempunyai penghasilan yang luar biasa banyaknya untuk menjamin kehidupannya di masa yang akan depan. Sejak itu pula dia berinisiatif menyisihkan sedikit uang saku sekolahnya untuk membeli surat kabar yang terbit setiap hari minggu. Kemudian ia menjadikan gambar atau foto yang ada di surat kabar sebagai kliping dan sebagai alat belajar mengasah kemampuannya menjadi seorang kontraktor.