Beberapa Jenis Alat Kedokteran Rumah Sakit & Penjelasannya

Alat Kedokteran rumah sakit bila kita lihat ada banyak sekali macam dan ragamnya. Mulai dari alat – alat kecil yang hanya sekali pakai, hingga alat berat yang menggunakan teknologi mutakhir untuk diagnosa berbagai macam penyakit pasien.

Ribuan jenis alat kedokteran ini bisa kita bagi dan kelompokan menjadi beberapa macam jenis dan kategori. Misalnya berdasarkan fungsinya, berdasarkan teknis kerjanya, atau juga berdasarkan kekhususan yang lainnya.

alat kedokteran rumah sakit

Dengan latar belakang tersebut, kita bisas membagi alat kesehatan menjadi tiga bagian. Pertama alat kesehatan non elektromedik, alat kesehatan elektromedik dan alat kesehatan diagnostic. Apa definisi masing – masing dan apa contoh dari masing – masing jenis alat tersebut.

3 Jenis Alat Kedokteran Rumah Sakit Dan Contohnya

1# – Alat Kedokteran (Non Elektromedik)

Non Elektromedik artinya adalah alat – alat kedokteran yang tidak berhubungan dengan listrik. Jenis alat ini didominasi oleh bahan sekali pakai. Apa yang dimaksud dengan “sekali pakai” ? Artinya adalah sebuah alat yang hanya digunakan sekali pakai saja, setelah itu kemudian dibuang. Ada banyak sekali item bahan habis pakai ini, diantaranya adalah jarum suntik, plester, infus set, catheter dan sejenisnya. Harga alat kedokteran jenis ini tergolong murah. Hanya beberapa item saja yang sdikit mahal. Namun secara umum bisa kita katakan murah.

2# – Alat Kedokteran (Elektromedik)

Berbeda dengan alat non Elektromedik, alat elektromedik merupakan alat kedokteran yang berhubungan dengan listrik. Alat – alat jenis ini didominasi oleh alat unit yang bernilai mahal seperti EKG (Elektrokardiograf), USG (Ultroasonografi) dan lain sebagainya. Alat ini tidak bisa berfungsi tanpa menggunakan tenaga listrik, oleh sebab itu alat ini dinamakan elektromedik.

4# – Diagnostic

Alat kedokteran rumah sakit jenis ke tiga adalah alat dignostic, yaitu sebuah alat yang digunakan untuk uji atau diagnosa adanya kelainan penyakit tertentu pada pasien. Seperti misal untuk mengindikasikan atau menganalisa ada tidaknya penyakit paru – paru, dilakukan dengan menggunakan spirometer. Meskipun sudah banyak suplier alat kedokteran yang jual Spirometer, namun tidak semua rumah sakit memiliki alat tersebut. Hal ini biasanya dikarenakan faktor SDM yang belum bisa menggunakannya.

Sekian, mudah – mudahan bermanfaat.