Cara Membahagiakan Ibu Menurut Islam

Islam tidak hanya mengatur perihal masalah halal dan haram melainkan mengatur juga tata krama dan sopan santun kepada kedua orang tua. Salah satu hal yang sering dibahas adalah mengenai berbakti kepada orang tua, dalam hal ini dikhususkan kepada ibu. Cara membahagiakan ibu menurut islam sudah terpapar jelas dalam al-qur’an dan hadits namun tetap saja banyak anak yang mengabaikan perintah tersebut dan malah enggan untuk mengetahuinya.

Apabila Anda ingin menjadi anak yang berbakti dan taat pada al-qur’an serta al-hadits mulailah dengan berperilaku baik kepada ibu. Berikut ini adalah cara membahagiakan ibu menurut islam yang dapat Anda lakukan walaupun Anda sudah menikah dan memiliki kehidupan sendiri:

  1. Memandang Wajah Ibu Dengan Kelembutan Ketika Saling Berbicara

Ketika sedang berbicara kepada ibu jangan memasang wajah masam dan memalingkan wajah. Pandanglah ibu Anda lekat-lekat dan dengan lembut usahakan Anda selalu memasang wajah yang menyenangkan ketika berbicara dengan ibu.

  1. Membantu Pekerjaan Ibu di Rumah Tanpa Harus Diperintah

Bantulah ibu mengerjakan pekerjaan rumah tanpa harus disuruh dan tanpa meminta pamrih. Sejatinya seorang ibu tidak mungkin tega meminta tolong kepada anaknya untuk membantu pekerjaan rumah, disini Anda harus memiliki inisiatif sendiri.

  1. Selalu Menanyakan Kabar dan Mengunjungi Ibu

Bagi Anda yang sudah berkeluarga dan tinggal di luar kota, bukan berarti Anda lepas dari orang tua terutama ibu Anda. Sesekali datanglah mengnjungi ibu sekedar berbincang-bincang dan menginap selama 2-3 hari. Walaupun sederhana namun perasaan seorang ibu apabila dikunjungi oleh anaknya akan senang dan merasa diperhatikan. Jangan sampai Ibu Anda merasa diabaikan dan ditelantarkan sebab rasulullah tidak menyukai anak-anak yang menelantarkan ibunya ketika ibunya sudah beranjak tua.

Untuk lebih jelasnya, cara membahagiakan ibu menurut islam dapat Anda baca di dalam al-qur’an dan beberapa hadits. Betapa agama islam sangat memuliakan seorang ibu dan orang tua. Bahkan tidak dalam agama islam ditegaskan bahwa ridha Allah adalah ridha orang tua dan murkanya allah adalah murkanya orang tua.