Gadis Itu Ikut Jual Ikan Koi

Gadis Itu Ikut Jual Ikan Koi

Gadis Itu Ikut Jual Ikan Koi

Aku pernah bertemu dengan gadia yang memperkenalkan dirinya kepada ku dengan nama Amelia itu saat ada kegiatan pramuka. Yang mana memang  Kegiatan pramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang bisa menjadi pilihan para siswa di sekolah. Tapi pada saat itu kita memang masih sama sama duduk dibangku sekolah menengah pertama justru setelah beberapa tahun tidak bertemu kali ini ketemu dia sudah ikut juga jual ikan koi. Yang ini memang tidak menjadi dugaanku karena memang saat itu pertemuannya sangat singkat sekali saat meskipun sudah selama 54 tahun menjadi bagian dari pendidikan non formal di Indonesia, kegiatan pramuka di sekolah masih dipandang sebelah mata.

Pada saat itu kita dipertemukan oleh Wakil Urusan Humas dan Komunikasi Kwarcab Pramuka setempat kalau tidak salah namanya Ursula Nurhayati. Kita dipertemukan untuk mengungkapkan pandangan sebelah mata ini karena kurang sadarnya masyarakat mengenai kegiatan pramuka. Aku yang saat itu ditunjuk untuk maju dengan gadis yang saat ini aku temui sedang jual ikan koi  ini tidak menyangka dan aku hanya mengungkapkan semuanya yang ada dalam fikiranku saja karena bagaimanapun aku juga baru tahu tentang pramuka yang ternyata mereka hanya melihat kegiatan pramuka menganggu kegiatan belajar formal. Padahal untuk menempuh tingkatan-tingkatan dalam kegiatan kepramukaan, para peserta harus memiliki syarat khusus. Salah satu diantaranya harus memiliki karya seperti pada saat penempuhan pramuka garuda. Para peserta harus menjadi sepuluh besar nilai tertinggi di kelasnya.  Mereka tidak mengetahui apa itu pramuka sebenarnya. Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang memiliki arti orang muda yang suka berkarya itu ternyata yang bisa aku ungkapkan setelah hanya membaca dari buku buku yang ada di rumahku

Ternyata tidak dengan pandangan amelia. Dia ketika masih jual ikan koi waktu siang itu menceritakan kembali tentang pertemuan pertama kita saat di hari pramuka itu. Dia masih sangat ingat dengan apa yang dikatakan kakak pembina yang namanya Ursula itu. Dia mengatakan Selain itu pandangan sebelah mata ini karena sebagian orang menganggap kegitan pramuka tidak memiliki dampak bagi masa depan. Jika dibandingkan dengan kegiatan ekstra musik, esktra menari, dan ekstra komputer, kegiatan ekstra tersebut dapat mengembangkan karakter anak. Namun Ursula menegaskan kegiatan pramuka sangat memiliki dampak besar bagi pembentukan karakter anak. Sejak kegiatan pramuka siaga, para siswa diajarkan mengenai kepemimpian. Selain itu mereka juga diajarkan untuk mandiri dan bertanggung jawab. Itulah yang bisa dia ungkapkan dengan mengingat kembali apa yang dikatakan kakak pembina. Dengan saat ini ikut jual ikan koi Amelia menceritakan sebuah kisah yang membuatnya tertarik dengan ikan, salah satunya dengan kecantikan dari ikan koi itu sendiri.