Category: Pendidikan

Jenis Manusia Purba Yang Tinggal di Jawa

jenis manusia purba Diskusi manusia purba yang mendiami pulau jawa dalam teks Wangsakerta diceritakan dalam naskah Wangsakerta berjudul Pararatwan I Bhumi Jawa Dwipa pada sargah 3.

Dalam teks tersebut dijelaskan ada tiga jenis manusia purba yang mendiami Pulau Jawa zaman purba.

1. Satwapurusa
Era kuno pertama, disebut Jaman Satwapurusa. Usia ini dihuni oleh manusia yang berjalan seperti kera.

Mereka tinggal di pohon, tidak berpakaian namun merasa seperti manusia seperti sekarang. Kulit mereka hitam dan berbulu. Mereka hidup antara 1.000.000 sampai 500.000 tahun sebelum permulaan klan Saka. Makhluk ini punah tanpa sisanya.

Di daerah lain di Jawa, ada juga jenis satwapurusa lainnya, namun tingkah lakunya adalah manusia. Kulitnya adalah temperamen hitam kemerahan yang bagus, tapi selalu membawa senjata yang terbuat dari batu dan tulang.

Apabila kalian ingin mengetahui informasi lebih banyak lagi tentang manusia purba silahkan kunjungi kelasilmu.

Mengulas Beasiswa LPDP Program Afirmasi

Apa itu Beasiswa Afirmasi ?

Beasiswa afirmasi adalah program yang diberikan oleh pemerintah yang sasarannya ialah mahasiswa pascasarja yang akan menempuh kuliah di jenjang S2 ataupun S3. Beasiswa yang tidak termasuk dalam kategori beasiswa D3 D4 ataupun S1 ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang merupakan lembaga yang dibentuk oleh gabungan antara kementrian keuangan, dengan kementrian riset teknologi, kementrian Pendidikan dan kebudayaan serta kementrian agama. Beasiswa afirmasi sendiri sebenarnya merupakan salah satu dari lima program beasiswa LPDP.

Untuk Siapa Beasiswa Afirmasi ?

Sama halnya dengan beasiswa LPDP program magister dan doktor, Beasiswa afirmasi ditujukan bagi mahasiswa S2 dan S3 baik yang akan menempuh Pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri. Bedanya, pemberian beasiswa afirmasi ditujukan bagi mahasiswa yang pada jenjang S1 sebelumnya terdaftar sebagai mahasiswa penerima bidik misi. Selain mantan penerima bidik misi, beasiswa afirmasi juga diberikan kepada mereka yang tinggal di pelosok ataupun perbatasan negera Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan kuota bagi orang pedalaman untuk menikmati kuliah S2 dan S3 tanpa berebut kursi di beasiswa LPDP program magister dan doktor.

Apa Saja yang Didapat Bagi Penerima Beasiswa ?

Bagi mahasiswa yang menerima beasiswa afirmasi, akan diberikan full dana kuliah sehingga mahasiswa tersebut nantinya tidak lagi mengeluarkan uang untuk membayar biaya kuliah di universitas. Selain itu, beasiswa afirmasi juga memberikan dana bantuan kesehatan atau dana asuransi guna menjamin kesehatan penerima beasiswa. Tak hanya itu, dengan menjadi penerima beasiswa ini, kamu akan diberikan uang saku perbulan untuk kehidupan sehari harimu. Selain memberikan bantuan dana Pendidikan, dana asuransi, serta uang saku, LPDP juga memberikan bantuan dana transportasi, uang buku, bantuan seminar, serta masih banyak bantuan lainnya.

Bagaimana ? Tertarik dengan Beasiswa Afirmasi LPDP ini  ?

Kultur Masyarakat Kediri Memiliki Ciri Unik dan Khas

Orang Kediri itu unik. Disebut begitu karena karakter sebagian besar orang asli kediri itu berbeda dari umumnya karakter orang Jawa Timur pada umumnya. Di Kediri, orangnya dikenal santun dalam bertutur kata, lemah lembut dan menghargai hirarki atau kasta.

Ciri ini tentu agak berbeda dari sebagian besar penduduk di Jawa Timur pada umumnya yang dikenal dengan gaya bahasa ceplas-ceplosnya. Semisal adalah karakter orang Surabaya yang bicara apa adanya dan karakter orang Madura yang dikenal keras dan kuat.

di Kediri cenderung lebih santun dari sebagian besar dan kebanyakan orang jawa timuran. Ini disebabkan pengaruh masa lalu dimana wilayah Kediri merupakan daerah kekuasaan kerajaan mataram sehingga pengaruhnya sangat kuat.

Karakter orang mataraman adalah bicaranya yang lemah lembut, dan ada hirarki dalam penggunaan kosa kata. Pengaruh mataraman inilah yang menjadi ciri khas karakter orang Kediri.

Selaion dikenal lemah lembut seperti kebanyakan orang daerah Jawa Tengah, orang Kediri juga dikenal sangat toleran. Karakter ini juga berbeda dengan karakter sebagian besar masyarakat lainnya. Wong Kediri iku cuek, gak terlalu peduli dengan urusan orang lain apalagi urusan agama dan keyakinan.

Maka tengok saja informasi di berita Kediri mengenai dampak sosial dari perbedaan cara pandang keyakinan dan agama pasti nyaris tidak ditemukan. Beragam aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan dapat tumbuh di Kediri, tanpa khawatir akan mendapat penolakan.

Contohnya dalah aliran agama yang kemunculannya cukup mengejutkan di blantika nusantara yaitu LDII. Sebelum berubah nama menjadi seperti sekarang ini, LDII sempat dihujat dan dicap sebagai sempalan agama yang dihujat secara nasional. Namun mengapa aliran dan pusat kegiatan aliran keagamaan ini justru bisa tumbuh subur di Kediri? Kelompk ini konon sudah masuk dan menyeruak di berbagai sektor kehidupan dan politik baik lokal dan nasional. Ditingkat lokal cukup mendominasi panggung politik dan pemerintahan.

Ini tentu tidak lepas dari karakter orang Kediri yang cenderung tidak terlalu peduli dengan urusan begituan. dalam bahasa kerennya orang Kediri itu permisif. Selama dianggap tidak mengganggu lingkungan atau dirinya, maka kegiatan apapun diberi ruang untuk berekspresi.