Panduan lengkap untuk kamu yang belajar mancing di batu karang

Apa yang terlintas dalam pikiran saat Anda mendengar kata “memancing di bebatuan” seperti memancing batu? Tentunya olahraga memancing yang ekstrim dan berisiko. Di balik momok yang mengerikan memancing berbatu, berburu ikan dengan teknik ini memang memiliki nuansa tersendiri tersendiri bagi pecinta olahraga adrenalin.

Kali ini akan dibahas secara mendetail tentang bagaimana bekerja dengan Venansius Gunadhi atau yang dikenal dengan sebutan Gugun oleh rekan-rekannya. Gugun, yang memiliki 10 tahun pengalaman menggerakan joran pancing di bebatuan, juga pernah menjadi ketua Komunitas Perikanan Rock Jogja (JRF), sebuah komunitas latihan memancing / pengajaran rocky di kota Jogjakarta. Mari kita lihat direksi mewawancarai spotmancing.com dengan Gugun di bawah ini.

• Apa itu MANAJEMEN JARI?
Pemancingan ikan umumnya dikenal sebagai kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan di tebing. Teknik dasar yang digunakan dalam memancing hampir sama dengan teknik nelayan pada umumnya. Perbedaan kecilnya adalah memancing di bebatuan sangat sulit dilakukan secara individu karena membutuhkan kerja tim (minimal 3 orang) pada saat mogok dan penangkaran (proses penggalangan ikan).

Kemudian mempertimbangkan dasar penangkapan ikan yang sangat ekstrim seperti batuan dengan lubang dan medan yang tajam dan tidak rata dengan ketinggian 40 sampai 80 meter dari permukaan air, tantangan itu sendiri. Kesiapan mental, fisik yang prima harus dihentikan oleh umpan penangan.

Latihan memancing sangat cocok untuk tantangan penggemar olahraga (kombinasi hiking, pendakian dalam aktivitas ini). Memancing adalah latihan yang menantang sekaligus sebagai sarana untuk merelaksasi aktivitas sehari-hari yang sangat menguras pikiran dan energi. Indahnya lokasi air, memberikan keheningan tersendiri. Serangan ikan potensial juga merupakan dorongan untuk daya tarik salah satu ceruk nelayan olahraga ini.

RISIKO ROCK FISHING
Lapangan diisi dengan batu tajam yang mengharuskan kita untuk lebih berhati-hati. Jika jatuh di antara bebatuan, jelas sangat menyakitkan. Memancing di atas batu terutama di musim hujan. Resiko terjatuh ke laut semakin meningkat karena tanah pancing berlumpur berwarna merah dan sangat licin. Jadi, sampai pada titik dasar, risiko menyapu ombak sangat besar. Pengetahuan tentang situs, iklim, gelombang pasang sangat penting, dan persiapan alat darurat awal, secara individu atau umumnya, adalah suatu keharusan.

• ALAT HARUS MEMILIKI PERIKANAN NELAYAN
Tongkat
Untuk Rock Fishing, dianjurkan untuk menggunakan batang / batang 3 (teleskopik yang masih bisa digunakan) dengan panjang 3,9 – 4,2 meter serat, grafit atau karbon.

Ukuran reel yang digunakan berukuran 5000 – up.
Garis
Perikanan Batuan biasanya menggunakan tali PE atau monofilamen (PE 5-10 / 0,35 – 0,60 monofilamen)

Hook / hook
Untuk ikan ikan kecil, Anda bisa memakai ukuran 2-3 / 0.
Untuk ikan besar, target bisa menggunakan 7/0 (kait 7/0 dapat digunakan sebagai kancing di mulut) ikan untuk umpan utuh menggunakan hook yang terbuat dari stainless steel karena lebih tahan terhadap karat dan bisa digunakan lagi untuk perjalanan berikutnya

Shock Leader
Untuk target ikan rata-rata, pemimpin bisa menggunakan 40-60 lbs.
Untuk target ikan besar, Anda bisa menggunakan 80 pound dan naik.
# Catatan: Mengapa Menggunakan PE Line Leader dengan Lbs Besar? Lbs dari jenis apapun saat menggosok karang seringkali rusak. Untuk mengantisipasi dan menjaga jam tangan, sebaiknya gunakan lbs besar karena kita berhadapan dengan terumbu karang yang penuh dengan karang.

Lead dan Lead
Untuk ikan kecil, targetnya bisa menggunakan ukuran 60-80 gram
Untuk keseluruhan target bisa 100 gram.
Penggunaan pendulum masih disesuaikan dengan ukuran garis, batang, dan kondisi laut di lokasi.

Jagrak
Jagrak / dimana dudukan batang digunakan untuk memudahkan posisi batang. Lebih baik dan lebih aman daripada disisipkan ke dalam lubang karang. Terbuat dari stainless steel agar tidak cepat karat. Jagrak juga memiliki beberapa fungsi untuk mematahkan senar yang menempel, gemetar canggung / menggiling, memukul ikan dan lainnya. Panjang 70cm, diameter diameter diameter 22, sedangkan diameter batang lubang OD 40-50.

Jangkar dan jagrak
Fungsinya untuk membuat ikan di atas tanah / tebing. Ada beberapa jenis model jangkar:
Jangkar tokek jangkar 2, kurung sauh, jangkar mata booming 3, satu-satunya jangkar. Panjang jangkar di atas – + 70 cm, besi seperti keausan 22, mata jangkar besi 1,5 cm

Peralatan lainnya seperti head lamp, fospor, coolbox dan lifejacket